Dear Eonni,
Sampai saat ini rasanya masih belum nyata kalau Eonni sudah pergi. I keep telling my self: Don't cry. Tapi, airmata ini selalu saja turun setiap kali aku memikirkan hal itu. Banyak hal yang terlintas di pikiranku. Terutama saat-saat terakhir aku berbicara dengan Eonni.
Pertama kali kita mengenal itu adalah Oktober 2007. Sudah 8 tahun nggak berasa. Saat itu, Eonni yang pertama kali menyapa lewat personal message di forum TVXQIndo dengan nama Lin Sarang. We used to fight, talk, laugh, and do many things together.
Dulu saat pertama kali mengenal Eonni, jujur bukan sesuatu yang menyenangkan. Eonni adalah tipikal orang yang mudah membuat orang salah paham dengan perkataan dia.
Banyak orang yang mengatakan dia suka bohong, pertama kali pun aku juga merasa seperti itu. Terutama ketika pertama kalinya aku mengetahui bahwa apa yang selama ini dia katakan itu sebenarnya hanya karangannya. Tapi seiring waktu berjalan, meskipun terkadang masih sering mempertanyakan kebenaran perkataan Eonni, tapi aku mulai terbiasa dan bisa mengerti. Kupikir, ah ga usah dianggap terlalu serius. Buat seru-seruan aja. Tapi, beberapa kali pula perkataan Eonni yang semula terasa bohong, ternyata memang sebuah kejujuran. Kita tidak bisa men-judge seseorang hanya dengan melihat satu sisi saja.
Di balik semua facade yang ia miliki, Eonni hanyalah seseorang yang penuh luka dan kesepian. Dari luar dia terlihat sangat ceria, cuek, santai, beberapa kali menceritakan banyak hal yang terkesan tidak nyata, namun itu hanyalah cara dia untuk menghibur diri agar hidupnya terasa lebih baik.
Meskipun semua orang mengatakan banyak hal buruk tentang dia, buat aku Eonni tetap teman yang sangat baik dan perhatian. Dia selalu jadi orang yang pertama menolong jika ada seseorang yang butuh bantuan dia, tanpa berpikir macam-macam atau pun berharap imbalan.
Bahkan Eonni pun nggak pernah marah ketika harus membayar 800rb untuk jajanku di Marques ketika menunggu dia rapat dengan admin fan base lain. Ketika aku nggak punya uang, Eonni selalu ngajak aku makan. Eonni selalu melakukan banyak hal untukku setiap kali aku ingin sesuatu.
Banyak hal yang terjadi selama setahun belakang, satu hal yang membuat aku menyesali kepergian dia yang begitu cepat. Tanggal 5 November ini Eonni baru akan merayakan ulang tahun yang ke 30. Padahal aku baru saja ingin mengajak dia bertemu setelah setahun lebih selalu tidak bisa ketemu, bahkan untuk berbicara pun aku sudah jarang.
Dulu, aku selalu tahu apa pun tentang Eonni, apa yang dia kerjakan hingga semua password miliknya, termasuk pin ATM. Tapi, setahun ini, rasanya begitu banyak yang kulewatkan. Aku bahkan tidak tahu kalau sekarang dia suka dengan L, anggota boyband yang kusukai dari Infinite. Sepertinya memang Eonni pernah bilang, tapi aku tidak menyangka kalau dia memang suka hingga mau nonton konser Infinite tanggal 16 November ini.
Aku merasa sudah menjadi teman yang buruk setahun belakang karena jujur saja aku memang sedang tidak ingin berurusan dengan Eonni terutama setelah masalah yang menimpa dia. Aku selalu terseret dalam masalah dia karena selalu bersama dia ke mana pun. Maka dari itu, aku sungguh tidak ingin berurusan dengan orang-orang sinting yang mencari masalah dengan dia kali ini. Sudah satu tahun lebih kita tidak pernah ketemu, setiap kali berbicara dengan dia bahkan hal yang kutanyakan selalu bagaimana urusan dia dengan mereka? Seharusnya, saat itu aku bisa saja mengatakan banyak hal lain. Aku hanya terlalu takut, banyak hal yang harus kutanggung tanpa harus mengurusi mereka. 미안해, 언니. 네가 진짜 나쁜 친구지?
Terakhir kali kita masih berjanji untuk kembali mengunjungi Korea Selatan, kan Eonni? Kita masih ingin mengunjungi kafe di Hongdae untuk melihat cowok beranting bintang hitam itu. Masih banyak tempat yang ingin kita kunjungi. Bahkan masih ada cerita yang belum kita selesaikan. Padahal kita sudah berencana untuk menulis ulang naskah itu dan menerbitkannya. Masih ada banyak rencana yang belum sempat kita lakukan.
At least, for now her suffering these times will be gone too. Hope now she will rest in peace. 미안하다, 언니. 잘가. 다음인생또 다시 친구 하자! 보고싶을꺼예요. I'll miss you a lot. You'll be my best friend forever.
Jakarta, 01 November 2015





















