Reality is a beautiful trick. - Quote from Zhuangzi
"I, in the dream became a butterfly and happily flew around. Suddenly I woke up, and the one lying down was me, Zhuangzi. Is it me who became the butterfly in the dream I saw, or is it the butterfly who became me in the dream it sees." - Zhuangzi
Gong Bomi, 27 tahun, seorang pasien rumah sakit jiwa yang ditangani oleh Jo SungJong, 31 tahun selama lima tahun belakangan.
Bomi
berada di rumah sakit jiwa karena mengalami shock mental oleh kematian
tunangannya, Lee Dongwoo. Bomi merasa ialah yang telah membunuh
tunangannya tersebut, hingga ia tidak mampu menerima kenyataan bahwa
tunangannya telah meninggal lima tahun yang lalu.
Sejak
saat itu otak Bomi seakan memanipulasi kejadian tersebut, menghapus
bagian jeleknya dan berusaha membuat ending yang diharapkan oleh Bomi.
Dalam halusinasi Bomi, ia kembali pada saat di mana ia baru pertama kali
bertemu dengan Dongwoo, bagaimana hubungan mereka hingga akhirnya
berpacaran, dan endingnya yang bahagia, namun ending yang bahagia
tersebut tidak pernah bisa terwujud. Pada akhirnya, Bomi selalu melihat
tangannya yang berlumuran darah dan Dongwoo yang tergeletak tak bernyawa
di hadapannya.
Suatu
hari, Sungjong memutuskan untuk mencoba suatu pendekatan lain. Sungjong
yang dewasa dan seakan mengerti apa yang ada di dalam benak Bomi
perlahan mengambil bagian di dalam cerita baru Bomi. Sejak saat itu,
alur cerita dalam benak Bomi mulai terusik.
“Siapa
yang tahu pasti apakah dunia yang ditinggali mereka adalah realitas
ataukah halusinasi. Siapa tahu kau malah merupakan bagian dari
halusinasiku. Apapun itu yang utama adalah hadapilah setiap masalahmu
dengan berani."






















